
KOTAKU, BALIKPAPAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan menilai pembangunan pasar induk menjadi langkah strategis untuk mengurai kepadatan di kawasan Pasar Pandan Sari, Balikpapan Barat, yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan tradisional terbesar di Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan.
Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan Taufik Qul Rahman, mengatakan kondisi Pandan Sari kini sudah terlalu sesak dan tidak lagi mampu menampung jumlah pedagang maupun volume transaksi yang terus meningkat setiap tahun.
“Pandan Sari sudah sangat padat. Jalan di sekitarnya sering macet dan fasilitas pasarnya juga terbatas. Karena itu, djbutuhkan pasar induk sebagai solusi jangka panjang,” ujarnya, dijumpai di gedung DPRD Balikpapan, Selasa (21/10/2025).
Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, DPRD bersama Dinas Perdagangan telah menyusun kajian akademik sebagai dasar pembangunan pasar induk.
Rencananya, pasar tersebut itu akan dibangun di kawasan Kariangau, di atas lahan sekitar 9 hektare. Tahap awal pembangunan ditargetkan dimulai tahun 2027 dengan luasan sekitar 4 hektare.
“Pembangunan pasar induk ini akan membantu menata ulang sistem perdagangan di Balikpapan. Selain mengurangi kepadatan Pandan Sari, pasar ini juga bisa menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok yang lebih tertata dan efisien,” jelasnya.
Menurut anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Baeat ini, pasar induk tidak hanya akan menjadi tempat jual beli, tetapi juga berperan sebagai pusat logistik bahan pangan bagi seluruh Balikpapan dan sekitarnya.
Dengan sistem modern dan terintegrasi, harga kebutuhan pokok diharapkan lebih stabil dan distribusinya lebih cepat.
“Kami ingin pasar induk ini punya fungsi strategis, bukan hanya pasar tradisional, tapi juga pusat logistik modern.
Kalau ini berjalan, rantai pasok kebutuhan pokok bisa lebih kuat,” ulasnya.
Untuk memperkuat rencana tersebut, Komisi II DPRD Balikpapan juga berencana melakukan studi banding ke Palembang dan Padang, yang telah berhasil mengelola pasar induk secara modern dan tertib.
Dia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, dapat mendukung pembangunan pasar induk.
“Kalau semua bersinergi, akan terwujud pasar yang tertib, bersih, dan memberikan manfaat besar bagi pedagang dan warga,” tutupnya. (*)



