
KOTAKU, BALIKPAPAN-Senin (31/5/2021) besok, H Rahmad Mas’ud akan lantik sebagai Wali Kota Balikpapan oleh Gubernur Kaltim H Isran Noor di Samarinda. Pelantikan dijadwalkan pukul 14.00 Wita di kantor Pemerintah Provinsi Kaltim.Tak hanya warga yang menantikan kiprah wali kota baru tapi juga banyaknya pekerjaan rumah (PR) warisan wali kota periode sebelumnya yakni HM Rizal Effendi. Hal itu disampaikan anggota DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri dijumpai dalam sebuah kesempatan, Minggu (30/5/2021).
“Alhamdulillah Senin (besok, Red) akan ada pelantikan wali kota terpilih. Wali kota lama banyak meninggalkan PR buat wali kota baru. Tidak menyalahkan pejabat yang lama, tapi inilah yang terjadi. 10 tahun (menjabat wali kota) tidak ada perubahan signifikan. Masalah itu-itu saja. Hal ini akan menjadi PR wali kota baru untuk segera dituntaskan,” kata Alwi karib ia disapa.
Adapun deretan PR yang mendesak dituntaskan sebut Alwi, di antaranya permasalahan banjir yang selalu melanda tiap hujan melanda Kota Balikpapan. “Padahal penanganan banjir tiap tahun dianggarkan tapi gak menyelesaikan masalah,” kesalnya.
Masalah lain yang juga dianggapnya sebagai momok yakni pasang baru jaringan PDAM. Menurutnya sampai saat ini sulit direalisasikan. “Bayangkan, baru 70 persen masyarakat yang menikmati (fasilitas) air PDAM. Masih banyak masyarakat yang masuk daftar tunggu. Kok sepertinya hal yang sangat sulit,” hardiknya.
Ia berharap, sejumlah permasalahan tersebut tuntas di tangan wali kota yang baru. Ketua Komisi III DPRD Balikpapan ini memastikan siap mendukung H Rahmad Mas’ud menyelesaikan segudang masalah yang cukup menyita perhatian masyarakat. “Semoga wali kota yang baru bisa menyelesaikan semua permasalahan walaupun periode tugas lebih singkat hanya 3,5 tahun,” jelasnya.
Ya, masa jabatan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar serentak Desember 2020 lalu sekira 3,5 tahun. Bukan lima tahun seperti periode sebelumnya. Termasuk wali kota yang terpilih dalam Pilkada Balikpapan H Rahmad Mas’ud. Mengingat tahun 2024 kembali digelar Pemilihan Umum (Pemilu) serentak. Mulai pemilihan presiden, legislatif meliputi DPR RI, DPRD tingkat provinsi, kota dan kabupaten, Pilkada hingga pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Apalagi di tengah banyak PR yang menanti, wali kota baru juga akan menunaikan janji politiknya. Antara lain di bidang kesehatan yakni fasilitas BPJS Kesehatan gratis bagi warga kurang mampu dan pembangunan fasilitas rumah sakit masing-masing di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur.
Ada juga di bidang pendidikan berupa penambahan jumlah sekolah. Itu untuk menjawab permasalahan terbatasnya ruang belajar di tengah tingginya peminat sekolah negeri sehingga setiap tahun ajaran baru dimulai kerap menimbulkan gejolak di kalangan masyarakat. Khususnya para orangtua.
Ada lagi seragam sekolah gratis bagi peserta didik. “Kabar gembiranya ada (fasilitas) BPJS (Kesehatan) gratis dan seragam sekolah gratis. Ini pertama terjadi di Balikpapan selama kepemimpinan wali kota. Untuk rumah sakit dan penambahan jumlah sekolah semoga tahun 2022 mulai dibangun,” pungkasnya. (*)



