
Rizal menambahkan, saat webinar dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, bahwa KPU dan Bawaslu RI juga lebih menekankan kepada protokol kesehatan. TPS wajib steril dari potensi terjadinya cluster Pilkada sehingga perlu ditekankan protokol kesehatannya.
Selanjutnya, fasilitas dan pelaksanaan protokol kesehatan di TPS juga wajib diprioritaskan. “Tim Satgas sudah mengingatkan, alat ukur suhu tubuh harus benar-benar dipastikan berfungsi, tempat cuci tangan tersedia, penggunaan masker dan menggunakan APD, serta ada bilik khusus bagi yang suhunya di atas 37 derajat celcius,” serunya.
Termasuk juga warga yang akan memilih diminta membawa pulpen sendiri untuk mencoblos, menggunakan masker dan diusahakan datang sesuai dengan jam yang telah ditentukan pada kertas undangan pencoblosan.
Dalam kesempatan yang sama Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan, kegiatan sidak ini salah satunya untuk memastikan kondisi TPS sesuai dengan layout yang sudah ditentukan. Yakni, mulai dari bilik khusus, petugasnya tujuh orang lengkap, sudah Rapid Test dan hasilnya non reaktif, desainya di mana di belakang bilik tertutup agar kerahasian terjaga.
“Seluruh kelengkapan pemungutan dan penghitungan serta kelengkapan APD, Alhamdulillah sudah terdistribusi dan sudah lengkap. Dalam kesempatan ini juga dipastikan penerapan prokes di TPS, jika tidak diperhatikan maka hal tersebut merupakan sebuah pelanggaran,” jelasnya.



