
KOTAKU, BALIKPAPAN-Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, menyampaikan rasa bangga dan harunya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Balikpapan sebagai tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Peringatan HUT Dekranas digelar di Balikpapan Sport and Conventions Center (BSCC/DOME) 9-11 Juli 2025 ditandai dengan digelarnya pameran akbar produk kerajinan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari seluruh Indonesia.
Perhelatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming Raka, Rabu (9/7/2025).
Menurut Rahmad Mas’ud, momen ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi dari perjalanan panjang Dekranas dalam membina, mengangkat, dan mengembangkan produk-produk kerajinan daerah yang menjadi identitas budaya dan kekuatan ekonomi bangsa.
“Bagi Balikpapan, ini adalah sebuah kehormatan besar. Peringatan ini menjadi bagian dari sejarah Balikpapan yang sedang tumbuh menuju kota global,” ujarnya.
Rahmad menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan hubungan simbiosis mutualisme antara arah pembangunan kota dan penguatan sektor industri kreatif.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Mas’ud juga memamerkan pertumbuhan jumlah pelaku UMKM.
Disebutkan, hingga tahun 2024, jumlah pelaku UMKM tercatat sebanyak 87 ribu, meningkat 19 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 73 ribu.
UMKM di Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan, didominasi sektor perdagangan, jasa, dan industri yang semakin adaptif dengan perkembangan zaman.
“Pertumbuhan ini ditopang pemanfaatan media sosial untuk aktivitas pemasaran, kemudahan perizinan berbasis digital maupun offline serta dukungan pemerintah dan stakeholder seperti lembaga pembiayaan hingga badan usaha lainnya melalui fasilitas pembiayaan berbasis kemitraan,” lanjutnya. Termasuk pendampingan usaha dan pelatihan.
Rahmad berharap, dengan usia yang semakin matang, Dekranas semakin kokoh menjadi rumah besar para pengrajin Indonesia. Rumah yang bukan hanya memberikan ruang pameran, tetapi juga ruang tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
“Dekranas beserta Dekranasda di tiap daerah adalah tulang punggung industri kreatif. Dengan kekuatan dan semangat yang terus tumbuh, saya yakin produk kerajinan Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan mendunia,” pungkasnya. (*)



