Parlementaria

Warga Manggar Suarakan Kebutuhan Air Bersih, Legislator Subari Dorong Perbaikan Layanan di Balikpapan Timur

KOTAKU, BALIKPAPAN-Ketersediaan air bersih kembali menjadi isu menonjol bagi masyarakat Balikpapan Timur.

Untuk menampung langsung suara warga, anggota DPRD Kota Balikpapan Subari, menggelar Dialog Warga di Daerah Pemilihannya (Dapil) Balikpapan Timur.

Tepatnya di lingkungan RT 86 Kelurahan Manggar, Sabtu, (29/11/2025).

Pertemuan ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan uneg-uneg tentang pelayanan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) selaku perusahaan pengelola air minum, yang dinilai belum optimal.

Adapun Dialog Warga digelar sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD, Balikpapan sekaligus upaya menjangkau lebih banyak warga menjelang penghujung tahun.

Dalam kesempatan itu, Subari menegaskan bahwa banyaknya jumlah rukun tetangga di Balikpapan Timur membuat pertemuan tatap muka menjadi penting.

Menurutnya, tiga kali reses dalam setahun tidak cukup untuk menjangkau seluruh warga di wilayah yang memiliki ratusan RT tersebut.

“Jika hanya mengandalkan reses, banyak masukan masyarakat yang tidak akan terdengar. Lewat dialog seperti ini, kami bisa turun langsung mendengar persoalan sesungguhnya di lapangan,” ungkap Subari.

Topik layanan air bersih mendominasi jalannya diskusi. Warga menyampaikan beragam keluhan, mulai dari kualitas air yang berubah-ubah, jumlah tagihan yang dinilai tidak sesuai pemakaian, hingga lambatnya realisasi sambungan baru.

Beberapa warga bahkan mengaku telah menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan aliran PDAM namun belum juga terealisasi.

Untuk memastikan setiap masukan mendapat jawaban, Subari menghadirkan langsung perwakilan Perumda Tirta Manuntung sebagai mitra Komisi II DPRD.

Lebih lanjut Legislator Partai Golkar ini menjelaskan bahwa Balikpapan Timur seharusnya mendapat perhatian lebih karena wilayah ini memiliki sumber air baku penting, salah satunya Waduk Teritip.

“Kapasitas produksi air di wilayah ini sebenarnya masih memadai. Maka sudah sewajarnya Balikpapan Timur mendapatkan pelayanan yang cepat dan merata,” jelasnya.

Subari juga menyampaikan jumlah daftar tunggu pelayanan sambungan PDAM yang masih cukup panjang, mencapai sekitar 16 ribu warga di seluruh Balikpapan.

Namun dia menyebut Balikpapan Timur relatif diuntungkan karena telah mendapatkan bantuan sambungan MBR, tahun sebelumnya.

Melalui dialog ini, Subari berharap setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti oleh PDAM. Dia mengajak warga untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana menyampaikan kendala secara terbuka agar solusi teknis bisa segera difasilitasi.

“Kami siap mengawal. Yang penting masyarakat berani menyampaikan masalahnya,” tegasnya.

Menutup kegiatan, Subari berterima kasih atas antusias warga yang tetap hadir meski cuaca hujan.

Dia berharap dialog tersebut menjadi jalan untuk menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik bagi seluruh warga Balikpapan Timur. (*)

To Top

You cannot copy content of this page