Metro

Waspada Tanah Longsor, Wali Kota Balikpapan Imbau Warga Aktifkan Siskamling

Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi saat meninjau Waduk Telaga Sari (foto:kotaku.co.id/soleh)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Selama masa investigasi penyebab surutnya air di Waduk Telaga Sari, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi meminta warga kembali mengaktifkan siskamling untuk kewaspadaan bencana tanah longsor di sekitar lokasi waduk.

Rizal Effendy mengatakan berdasarkan hasil penjelasan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) sedang menunggu rekomendasi.

“Dari hasil penjelasan itu, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, untuk meminta petunjuk apakah hanya menunggu rekomendasi dari BWS saja atau dari universitas,” ucapnya kepada awak media, Selasa (18/5/2021).

Sembari menunggu investigasi, Pemkot Balikpapan akan mengambil langkah-langkah antisipasi antara lain menutup area yang berlubang yang menyedot air.

“Kira-kira ada 10 titik, itu yang akan ditutup sementara sambil investigasi dilakukan,” ungkap Rizal.

Selain itu juga ia mengambil langkah-langkah antisipasi lainya, jika terjadi curah hujan yang cukup tinggi dari hulu. Mengingat terdapat 51 ribu meter kubik air yang akan meluncur dengan cepat .

“Untuk menghindari terjadinya air bah atau banjir ke hilir di sana ada RT 49, 47, 48, saya sudah minta kepada camat dan lurah untuk melakukan koordinasi dengan RT dan warga yang bermukim di kawasan Gunung Sari Ilir melakukan siskamling terutama antisipasi jika terjadi banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.

Selain menyiapkan pompa air, Rizal juga meminta warga tetap waspada dan melaporkan jika terjadi perkembangan baru terkait dampak surutnya air di Waduk Telaga Sari.

Sementara itu saat ini Direktur PDAM Kota Balikpapan, Haidir mengaku pihaknya juga telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi.

“Alhamdulillah pipa jaringan dan potensi sumber kami tidak ada di dalam waduk ini, jadi kalaupun ada sumber terdekat itu kedalamannya 200 meter dari dalam tanah. Berdasarkan pemantauan kami tidak ada perubahan signifikan dari debit sumurnya, jadi kondisi sumur kami yang terdekat dalam keadaan normal jadi tidak berpengaruh dengan keadaan waduk ini,” tutup Haidir. (*)

To Top

You cannot copy content of this page