
KOTAKU, BALIKPAPAN-Yamaha Fazzio menjadi motor pertama Chyntia.
Gadis berusia 17 tahun, yang baru memulai pendidikan Fakultas D-VI K3 di Universitas Balikpapan (Uniba).
Jari-jari lentiknya sibuk meracik kopi, saat Cinthia memulai kisah cinta pertamanya terhadap skutik berdesain unik tersebut.
“Saya belum pernah pakai motor lain, baru Fazzio,” ujar Chyntia, ditemui di Kedai Segaru, dekat dari Uniba, di Jalan Pupuk Raya, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, Selasa (27/6/2023).
Chyntia merupakan calon mahasiswi yang berupaya mencari kesibukan dengan bekerja part time di kedai kopi tersebut.
Ia mengakui bahwa Yamaha Fazzio yang diluncurkan tahun 2022 lalu menjadi motor idamannya karena tertarik dengan desainnya yang unik.
Motor skutik itu punya sejumlah keunikan yang membuatnya jatuh hati.
“Di bagian layar speedometer bisa diatur. Ada fitur jamnya juga.
Jadi enggak perlu susah buka handphone untuk lihat jam,” ujar Thia, sapaanya.
Gadis yang mengaku berdomisili di seputaran Balikpapan Permai (BP) itu menyebut, telah mengendarai skutik kesayangannya sejak tiga bulan lalu.
Motornya masih baru, dengan pilihan warna Blue.
Thia sapaan akrabnya, memberi sentuhan variasi Gold untuk beberapa bagian Yamaha Fazzio miliknya.
Antara lain handle rem depan dan belakang, serta bagian pengaman ujung stang.
“Semuanya atas rekomendasi dealer, tempat saya membeli motor ini, di Jalan Soekarno Hatta,” ungkapnya.
Meski sudah diluncurkan sejak tahun lalu, namun nyatanya Cynthia tetap menunggu stok produk ini sampai ready di dealer tersebut.
“Saya tunggu sampai dua bulan. Pas unitnya ready, ada beberapa pilihan warna, merah, putih dan Blue.
Saya langsung pilih yang Blue karena warnanya unik,” ungkapnya.
Menurutnya animo masyarakat terhadap produk ini membuat Yamaha Fazzio diincar pecinta motor skutik di Balikpapan.
Sejauh ini Cynthia belum mencoba bergabung dengan klub Fazzio manapun.
Namun demikian, ia aktif konsultasi dengan dealer resmi Yamaha untuk menambah pengetahuan seputar Yamaha Fazzio dan memaksimalkan performa motornya.
“Selama ini Fazzio mendukung mobilitas saya dari rumah ke lokasi kerja part time. Enggak ada masalah, sih,” katanya.
Menurutnya skutik ini cocok dengan kontur jalan raya Kota Balikpapan yang berbukit-bukit.
Begitu pula dengan jalan raya yang padat, khas jalan raya perkotaan.
Desain Yamaha Fazzio terbukti lincah. Motor ini bisa dikendarai dalam kondisi santai, tapi juga bisa melaju.
“Saya sudah pernah bawa Fazzio ke Kota Samarinda. Enak banget, mulus,” pungkasnya. (*)



