Metro

Pemkot Balikpapan Patok Empat Syarat Belajar di Sekolah Mulai Juli 2021

Muhaimin

KOTAKU, BALIKPAPAN-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim resmi mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah, tahun ajaran baru mulai Juli 2021, dengan catatan empat syarat.

“Bahwa PTM itu harus terbatas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Balikpapan Muhaimin ditemui di Balai Kota, (5/4/2021).

Dijelaskan, sesuai arahan wali kota sebagai ketua gugus tugas, PTM diikuti 50 persen peserta didik dari total kapasitas. Sedangkan, 50 persen murid lainnya melakukan pembelajaran dalam jaringan (Daring).

Lanjutnya catatan kedua yakni, semua sekolah sudah melaksanakan protokol kesehatan yakni sudah mengantongi surat keputusan dari gugus tugas seperti halnya mempunyai tempat mencuci tangan, memiliki hand sanitizer dan alat pengukur suhu tubuh.

Kemudian, sekolah sudah memenuhi enam daftar periksa sebagai salah satu syarat untuk melaksanakan PTM. Seperti halnya, sekolah dekat dengan fasilitas kesehatan.

Catatan keempat sekolah dapat melaksanakan PTM setelah seluruh guru dan tenaga pendidikan sudah melaksanakan vaksin. Tercatat, sebanyak 2.750 tenaga pendidik yang sudah divaksin dan Selasa (6/4/2021) besok, ada 1.000 tenaga pendidik yang akan mengikuti vaksin. Secara keseluruhan, ada 9.160 yang diusulkan oleh Dikbud Balikpapan.

“Mudah-mudahan sebelum Juli 2021 target dari Pemkot Balikpapan guru-guru sudah divaksin semua. Paling tidak minimal 75 persen dari tenaga pendidik sudah divaksin. Nah, kalau keempat hal itu sudah kami penuhi dan kondisi pandemi Covid 19 sudah melandai. Kami siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas Juli, nanti” seru Muhaimin.

Ya, beberapa daerah sudah melakukan PTM terlebih dahulu, namun di Balikpapan direncanakan mulai tahun ajaran baru Juli 2021 nanti. “Tergantung situasi daerah,” ucapnya.

Muhaimin mengatakan akan melaksanakan simulasi terlebih dahulu yang akan direncanakan setelah libur Idulfitri, seperti yang pernah dilakukan Desember 2020 lalu.

“Perwakilan masing-masing wilayah kecamatan, nanti ada PAUD, TK, SD dan SMP. Kehadiran nanti 50 persen dulu sampai situasi benar-benar memungkinkan bahwa kami bisa melaksanakan PTM,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top