Corak

Kenali Aquaplaning, Astra Motor Kaltim 1 Berikan Informasi Penyebabnya

KOTAKU, BALIKPAPAN-Aquaplaning sebuah kondisi ban motor yang dikendarai terasa mengambang dan tidak menyentuh aspal saat melewati genangan air. Meski kedengarannya sepele, hal ini sering menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan saat musim penghujan.

Hal ini sering terjadi atau dialami oleh pengendara motor yang menunggangi kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat menerjang genangan air. Untuk itu, berhati-hatilah ketika berkendara di tengah hujan atau saat akan melewati genangan air yang cukup tebal. Melihat keadaan seperti itu, sudah pasti pengendara akan kesulitan dalam mengendalikan motor dan kemungkinan besar akan terjatuh. Tentu ini tidak hanya membahayakan keselamatan pribadi namun juga orang lain. Astra Motor Kaltim 1 akan memberikan informasi apa saja penyebab dari terjadinya aquaplaning. Di antaranya:

Berkendara dengan Kecepatan Tinggi
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, faktor utama dari terjadinya aquaplaning adalah pengendara yang sedang ngebut atau berkendara dengan kecepatan tinggi. Untuk itu, pelankanlah kecepatan saat melewati jalanan berair. Utamakan keselamatan daripada kecepatan dalam mencapai tujuan.

Kondisi Tekanan Angin dalam Ban
Faktor selanjutnya yang dapat mempengaruhi terjadinya aquaplaning adalah tekanan angin dalam ban. Baik tekanan angin ban yang kurang ataupun yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kondisi ini terjadi. Untuk itu, pastikan tekanan angin dalam ban sesuai dengan yang direkomendasikan. Cek ulang kondisi ban sebelum berkendara. Jangan sampai kelalaian justru membuat celaka, yaa.

Tapak Ban Motor yang Mulai Aus
Tapak ban motor yang mulai aus juga bisa menjadi faktor lain yang menyebabkan aquaplaning. Kondisi ini membuat ban tidak maksimal dalam memecah genangan air yang dilewati. Jika ban motor mulai gundul atau aus. Sebaiknya, segera lakukan pergantian ban. Sebab, hal ini sangat membahayakan dalam berkendara. Tak hanya dapat menyebabkan terjadinya aquaplaning, ban yang aus juga lebih licin ketika digunakan berkendara dalam lintasan basah atau berair. Ini juga akan mempengaruhi kekuatan cengkraman rem motor saat digunakan.

Genangan Air yang Terlalu Tebal atau Terlalu Dalam
Sering kali di jalan ditemui kubangan berisi air yang cukup banyak. Salah-salah dalam berkendara, bisa tergelincir saat melewati jalanan ini. Jika memang bisa dihindari, sebaiknya cari jalan yang tidak tergenang oleh air. Namun, jika terpaksa lewat jalan tersebut, berkendaralah dengan hati-hati dan cobalah untuk mengikuti jalur yang dilewati oleh kendaraan di depan.

“Itu adalah definisi aquaplaning serta faktor penyebabnya. Dengan mengetahui informasi ini, harapannya akan lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan yang memiliki kubangan air, jangan lupa untuk tetap menggunakan kelengkapan berkendara yang lengkap dan selalu #cari_AMAN dimanapun dan kapanpun,” kata Safety Riding Officer Astra Motor Kaltim 1 Daniel Natanael Toghas, dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Kamis (4/8/2022). (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top