Metro

Dijamin Keren! Wajah Baru Lapangan Foni Balikpapan Barat

KOTAKU, BALIKPAPAN-Fonds National Indonesia (FONI) merupakan salah satu lapangan bersejarah yang ada di Kawasan Balikpapan Barat. Lapangan ini menjadi saksi sejarah, saat para pekerja kilang minyak dan warga Balikpapan berkumpul dalam rapat akbar guna mendukung kemerdekaan Indonesia. Saat ini, Lapangan Foni yang dikelola oleh Kecamatan Balikpapan Barat sudah melalui beberapa kali renovasi dan perawatan.

Welly sebagai tokoh masyarakat Balikpapan Barat saat ditemui awak media ini di lapangan tersebut mengatakan bahwa lapangan tersebut sangat bersejarah. “Berdiri sejak dahulu kala yang katanya Lapangan Foni tempat liga “badik” lah atau lapangan comberan lah tapi inilah sekarang. Buah karya masyarakat Kota Balikpapan khususnya Balikpapan Barat hasilnya bisa dinikmati seluruh masyarakat Kota Balikpapan pada umumnya masyarakat Kaltim,” ujarnya Sabtu (4/6/2022).

Ya, memasuki tahun 2022, lapangan yang pernah dijadikan sebagai sarana latihan untuk negara-negara yang mengikuti turnamen Asia School Football U-18 2019 lalu ini kembali melakukan renovasi. Namun kali ini perubahannya sungguh luar biasa. Dijamin tidak akan ada lagi genangan air yang kerap membuat lapangan becek. Itu karena Lapangan Foni itu kini bertransformasi menjadi Mini Soccer dengan ukuran yang jauh lebih besar dibanding Mini Soccer lainya yang ada di Kota Balikpapan.

“Bahkan ini terbesar di Indonesia bagian Timur, saya lihat di Makassar tidak ada lapangan sebesar ini yang memiliki rumput sintetis berstandar FIFA,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dengan dibangunya Mini Soccer yang bertaraf internasional di wilayah Balikpapan Barat ini kata dia sebagai tokoh masyarakat Balikpapan Barat serta penggiat bola termasuk pendiri suporter pertama di Kota Balikpapan ini tentunya sangat mendukung sekali.

“Saya melihat potensi yang ada khusunya di Lapangan Foni ini tentunya akan menggeliat. Ini sebagai pintu masuk bagi investor lainya untuk membuka lagi seperti di Balikpapan Tengah maupun Utara yang masih ada lahan yang bisa mengikuti jejak di Balikpapan Barat ini,” ujarnya.

Besar kemungkinan kata dia ada lahan yang tidur di kawasan tersebut, hal itu menurutnya merupakan sebuah peluang bagi pemerintah untuk bekerja sama dengan pihak ketiga. “Kalau itu menguntungkan dan bisa berpotensi meningkatkan prestasi kenapa tidak,” imbuhnya.

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top